“Love will always need sacrifice, But Never think what you will get if you love someone, Because Love will flow and come to you by the time”
RealLifeMay 21, 2007 1:36 am

Seorang anak bernama Ashak yang berumur 3 tahun baru saja memasuki sebuah playgroup, seperti biasa setiap memasuki playgroup pasti anak – anak dianter oleh ibunya atau mbak nya.

Seperti biasa, ketika ibu guru masuk maka orangtua / pengantar dipersilahkan keluar dari ruangan playgroup supaya anak-anaknya bisa ditinggal dan berkembang dibawah pengawasan ibu guru.

Namun sayag, hampir semua anak-anak kecuali Ashak menangis tidak mau ditinggal oleh mbak / ibu-nya, ibu guru hampir putus asa, karena proses mengajar tidak bisa berlangsung kalau pengantar masih di kelas.

Tiba-tiba Ashak menghampiri anak satu-persatu, dan kemudian berkata :

Ashak : Popo… kamu udah besar belum ?
Popo : Sudah Donk !! * bangga menjawab dengan lantang *
Ashak : Nah… kalo udah besar… berarti popo harus ditinggal sama mamanya keluar ya… ngga boleh nangis lagi..
Popo : Oiya..ya .. iya deh….

Kemudian Ashak menghampiri anak-anak yang lain, dan begitu seterusnya, satu persatu para pengantar keluar karena Ashak berhasil meyakinkan teman-temannya.

Ibu guru tertegun dengan cara Ashak yang Sangat cerdas menurutnya, tetapi ada satu hal yang mengganjal, ketika Ashak duduk, mbak-nya Ashak masih berada di sebelahnya. Sang guru pun menghampiri Ashak dan mencoba meniru cara Ashak dengan bertanya:

Guru : Ashak.. kamu sudah besar kan ? kalo gitu biar mbak-nya keluar ya jadi kita bisa belajar
Ashak : Ngga kog bu… Ashak masih kecil, makanya masih di anter sama mbak.. jadi mbak biar disini aja ya bu…..
Guru : ^#@#&#(&$*(&$!%@$&@#

Dan proses mengajar-pun berlangsung dengan Ashak ditemani sendiri oleh sang mbak.

Noted :

Cerita ini benar-benar terjadi pada seorang anak kecil. Hmm…. nih anak pinter apa licik ya? atau jangan – jangan emang pinter tapi licik?? yah tungguin aja dia ampe besar deh :D , ntar juga ketauan, kan dia masih kecil sekarang.

RealLifeMay 16, 2007 7:35 am

Setiap insan manusia butuh kepastian, terutama setiap wanita.. mereka selalu ingin kejelasan dari pasangannya, hal ini semata – mata untuk mendapatkan pasangan hidupnya.. terkadang, wanita terkesan pasif untuk menyatakan cintanya, ini mungkin memang sudah kodratnya dia sebagai seorang wanita.

Menurut gw sih, dijaman sekarang ini, dimana emansipasi sedang diperjuangkan, apa salahnya wanita memulai terlebih dahulu? apakah itu akan merendahkan dia sebagai seorang wanita? hmm.. entahlah.. tapi sebuah hubungan yang ngga jelas itu kog kayanya ngga enak banget ya… atau mereka menikmatinya??

Sampai kapan wanita akan bertahan bila seorang pria tidak tegas dalam hubungannya? apa yang dicari? apakah pria tersebut masih ingin bebas? masih ingin memilih yang lebih baik lagi? perlu diingat satu hal, kita sebagai manusia tidak pernah akan puas dengan sesuatu yang baik dan pasti kita akan mencari yang lebih baik. Kalau sudah begini, kapan sebuah pasangan itu akan bahagia? apakah dengan kondisi seperti ini mereka bahagia?

Segudang pertanyaan selalu akan timbul untuk pasangan – pasangan yang menggantung…. tidakkah mereka melihat bahwa sang wanita itu sesungguhnya adalah pasangan yang tepat buat dia dimata semua orang??

semoga pria – pria yang menggantungkan wanita bisa berpikir lebih jernih bahwa wanita itu butuh kepastian.. dan wanita itu sesungguhnya mendambakan kasih sayang kalian. Semoga mereka sanggup menunggu pria – pria ini menyatakan cintanya.. sebelum akhirnya sang wanita di ambil oleh orang lain karena tidak adanya ketegasan dari sang pria.

dedicated buat wanita yang digantungkan dan mengeluarkan keluh kesahnya… semoga kalian tabah menjalani dan menunggu dengan sabar sampai ada seseorang lain yang menyayangi akhirnya menjadi pasangan kalian, meskipun kalian sebenarnya mengharapkan pria yang menggantungkan kalian.

PersonalLifeMay 15, 2007 6:05 am

Hari demi hari gw lewatin, jam, menit, detik… semuanya berlalu dengan cepat, tanpa disadari bahwa blum banyak yang gw lakuin buat gw sendiri, buat orang terdekat gw… semuanya terlewati begitu saja hingga tanpa kusadari waktu yang terssisa buatku akan semakin sempit.

Setiap orang ngga pernah tau apa yang akan terjadi sehabis ini, sehabis menulis blog ini.. mungkin saja akan menutup mata.. atau mungkin saja akan teriak kegirangan… atau mungkin bisa jadi kesedihan akan meliputi diri kita.

Semuanya tergantung nasib!! ya.. hanya nasib yang bisa menentukan kemana kita akan menuju.. cuma nasib yang bisa membuat hidupku berubah… sampai kapan aku akan bertahan? sampai kapan aku akan menemukan? sampai kapan kau akan mempermainkanku wahai nasib?

Aku cuma bisa berdoa.. semoga nasibku kedepannya akan lebih baik dari hari ini…... Terima kasih atas apa yang telah diberikan selama ini….

“Ketentraman adalah sarana utama hidup didunia. Sebab kemuliaan hidup itu berada pada ketentraman hati.”
~ Yogya - 15 Januari 2007 ~
www.flickr.com