Perasaan selalu datang tak menentu… berbagai macam perasaan kita lalui… sedih…. senang.. bahagia… tapi terkadang, tidak semua perasaan itu bisa kita realisasikan, tidak semua perasaan bisa kita tuangkan, terkadang kita hanya bisa memendam perasaan itu disini… didalam hati kita….
Terkadang sebuah perasaan membuat kita seperti tersayat – sayat, terutama perasaan cinta… ketika kita mencintainya… tetapi ternyata dia tidak mencintai kita sama sekali.. atau bahkan mungkin dia malah memilih orang lain yang ingin dicintainya… yah itulah perasaan, kita tak kan pernah tau, apakah perasaan cinta kita bisa dibalas atau mungkin kita hanya bisa memendam didalam hati kita ini, tidak… kamu tidak akan pernah tahu.
Apa yang akan kamu lakukan ?? bunuh diri ? minum-minum? membuat sesuatu yang konyol? bodoh sekali kalau kamu melakukan hal itu… satu-satunya hal yang harus kamu lakukan adalah dengan mensupport dia, janganlah pernah kamu merasakan tersayat-sayat tapi justru kamu harus membuat dia merasa nyaman dengan kehidupannya. Paling tidak, kalau kamu tidak bisa melakukan hal itu, buatlah dirimu lebih berarti untuk diri sendiri, dan sebisa mungkin buatlah dirimu berarti untuk orang lain.. Cinta tidak pernah mengharapkan balasan.. cinta tidak pernah sakit.. cinta tidak akan pernah mati.. cinta hanya bisa disimpan dalam hati ketika orang yang kamu cintai tidak mencintaimu… tetapi sesungguhnya cinta yang abadi adalah cinta ketika kamu tidak pernah mengharapkan balasan dari apa yang telah kamu lakukan terhadap orang yang kamu cintai.
Siapapun yang sekarang ini sedang jatuh cinta… rasakanlah cinta itu sebagai suatu anugrah.. jangan dianggap bahwa cinta itu adalah suatu ujian yang ketika tidak terbalaskan maka kita akan merasakan sakit. nikmatilah… hiduplah dengan cintamu.. karena sesungguhnya cintamu adalah sesuatu hal yang paling mulia… seperti saya.. seseorang yang hanya bisa merasakan cinta tanpa harus mengharapkan balasan dari cinta itu….
With Love…...


cinta mah rasanya semriwing gitu deh…
Comment by andriansah — January 17, 2007 @ 1:54 pm
Madecenik, cinta itu lemah lembut, panjang sabar dan tahan menderita.
Comment by ria — January 17, 2007 @ 2:00 pm
eh buset ini blog isinya melow melulu
ceria dong, masih banya kepiting di pantai, emang kepiting hanya ada di benhill ajah?
*tendang made ke pluit
Comment by andriansah — January 17, 2007 @ 2:03 pm
ndut… kenapa? pengalaman pribadi kah?... toel-toel
Comment by Putlie — January 17, 2007 @ 7:05 pm
ngasih samurai yang baru diasah ke made
selamat jalan… :p
Comment by Q — January 18, 2007 @ 5:53 am
merasa bersalah….
maafkan aku bli…
Comment by chubby — January 18, 2007 @ 11:04 am
Duh.. Made… jangan sampe segitunya dong… daku jadi ga enak neh… cepatlah kau cari pengganti diriku…
Comment by yayi — January 19, 2007 @ 11:56 pm
iyah… petuah cintanya akan dilaksanakan
Comment by dodski — January 22, 2007 @ 2:43 pm
rasakanlah cinta itu sebagai suatu anugrah..>> doel sumbang nooh yang nulis.. gue lupa judul lagunya apaan.
eh eh.. ini yang di tipi kemaren yak?
Comment by q2 — January 23, 2007 @ 1:51 pm
Wee.. dalemmm!! Begitulah cinta…
Comment by Rara — January 28, 2007 @ 12:01 pm